Categories
News

Mengatasnamakan ’Atas Nama’ Bag4

Kita akan mendapatkan makna yang agak aneh bila mencoba memahami perkataan sang polisi. Apakah itu berarti sang tersangka ”mewakili” Wabdi Sihombing, sementara nama sang tersangka sendiri tak diketahui? Sebenarnya akan lebih praktis untuk mengatakan: ”tersangka bernama Wabdi Sihombing”? Dengan begitu, kita tak perlu terjebak dalam ketakpraktisan yang justru akan mengaburkan pesan yang disampaikan itu sendiri. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga dan keempat, lema ”atas nama” diartikan sebagai ”dengan nama”.

Adapun lema ini memiliki sublema mengatasnamakan. Mengatasnamakan diartikan sebagai ”menggunakan nama” atau ”memakai nama”. Sebenarnya agak terasa janggal bila ”atas nama” diartikan sebagai ”dengan nama”. Penggunaan kata tugas ”dengan” akan memunculkan masalah lain. Kata tugas ”dengan” dapat dipertukarkan dengan kata tugas atau partikel lain seperti dan, oleh, atas, serta sambil.

Categories
Parenting

Sudah Siapkah Si Kecil Masuk TK? Bag4

Atau bagaimana kita mudah jatuh iba jika anak berkata tidak mau sekolah karena lebih suka berada di rumah bersama kita. Ingat lagi apa tujuan kita menyekolahkannya. Jangan sampai malah kita yang terlalu memanjakan anak dengan menuruti semua keinginannya. Jadi, ada kalanya kita harus cukup tega agar anak lebih mandiri, jangan kita terus-terusan mengiyakan keinginannya.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman

Dengan lingkungan sekolah yang tepat, anak bisa terlatih mandiri dan mengurus dirinya sendiri. Kita juga perlu sounding (memperkenalkan) lebih dulu soal sekolah pada si kecil. Jelaskan bahwa di sekolah, anak akan bertemu dengan teman dan guru baru. Sampaikan pula bahwa untuk sekolah, ia harus bangun, mandi, dan sarapan lebih pagi dari biasanya. Semua informasi ini perlu kita sampaikan agar persepsi awal anak tentang sekolah menjadi positif. Ajak pula anak ke sekolah sebelum sekolahnya dimulai. Jadi, anak sudah punya gambaran seperti apa dan di mana sekolahnya.

Bagaimana jika anak belum siap? Satu hal yang perlu diingat, kesiapan sekolah setiap anak berbeda-beda. Belum lagi faktor pembiasaan orangtua yang berbeda-beda. Ada anak yang biasa diajak pergi sejak bayi, ada anak yang lebih sering di rumah dan jarang bertemu orang baru. Hal ini tentu berpengaruh pada kemampuan anak beradaptasi, mungkin anak jadi lebih cemas dan sering menangis pada awal-awal masuk sekolah. Namun, jangan sampai karena anak masih terus menangis dan tidak mau ditinggal lalu anak malah jadi tidak bersekolah.

Tetap minta anak bersekolah dengan membujuknya pelanpelan. Beritahu guru mengenai kondisi anak kita, jika memang membutuhkan perhatian lebih. Pada akhirnya, pendidikan di TK bermanfaat untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan dan pembinaan karakter anak sebelum ia masuk jenjang sekolah sebenarnya. Dengan metode bermain, anak bisa mengembangkan seluruh potensi diri, sekaligus meletakkan fondasi karakter yang kuat lewat peraturan dan disiplin yang diterapkan sekolah. Untuk itu, penting bagi kita memilih TK yang tepat bagi anak, karena justru pada jenjang TK, semua dasar pendidikan anak diberikan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/